Jumat, 16 November 2012

pknku

Sistem Pemerintahan hubungan fungsional. Pemerintahan dalam arti luas adalah pemerintah/ lembaga-lembaga Negara yang menjalankan segala tugas pemerintah baik sebagai lembaga eksekutif, legislative maupun yudikatif. Pengelompokkan system pemerintahan: 1. sistem pemerintahan Presidensial merupakan system pemerintahan di mana kepala pemerintahan dipegang oleh presiden dan pemerintah tidak bertanggung jawab kepada parlemen (legislative). Menteri bertanggung jawab kepada presiden karena presiden berkedudukan sebagai kepala Negara sekaligus kepala pemerintahan. Contoh Negara: AS, Pakistan, Argentina, Filiphina, Indonesia. Ciri-ciri system pemerintahan Presidensial: • Pemerintahan Presidensial didasarkan pada prinsip pemisahan kekuasaan. • Eksekutif tidak mempunyai kekuasaan untuk menyatu dengan Legislatif. • Kabinet bertanggung jawab kepada presiden. • eksekutif dipilih melalui pemilu. 2. sistem pemerintahan Parlementer: merupakan suatu system pemerintahan di mana pemerintah (eksekutif) bertanggung jawab kepada parlemen. Dalam system pemerintahan ini, parlemen mempunyai kekuasaan yang besar dan mempunyai kewenangan untuk melakukan pengawasan terhadap eksekutif. Menteri dan perdana menteri bertanggung jawab kepada parlemen. Contoh Negara: Kerajaan Inggris, Belanda, India, Australia, Malaysia. Ciri-ciri dan syarat system pemerintahan Parlementer: 1. Pemerintahan Parlementer didasarkan pada prinsip pembagian kekuasaan. 2. Adanya tanggung jawab yang saling menguntungkan antara legislatif dengan eksekutif, dan antara presiden dan kabinet. 3. Eksekutif dipilih oleh kepala pemerintahan dengan persetujuan legislatif. 3. sistem pemerintahan Campuran : dalam system pemerintahan ini diambil hal-hal yang terbaik dari system pemerintahan Presidensial dan system pemerintahan Parlemen. Selain memiliki presiden sebagai kepala Negara, juga memiliki perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. Contoh Negara: Perancis. Pelaksanaan Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Tahun 1945 – 1949. Terjadi penyimpangan dari ketentuan UUD ’45 antara lain: • Berubah fungsi komite nasional Indonesia pusat dari pembantu presiden menjadi badan yang diserahi kekuasaan legislatif dan ikut menetapkan GBHN yang merupakan wewenang MPR. • Terjadinya perubahan sistem kabinet presidensial menjadi kabinet parlementer berdasarkan usul BP – KNIP. • Tahun 1949 – 1950 Didasarkan pada konstitusi RIS. Pemerintahan yang diterapkan saat itu adalah system parlementer cabinet semu (Quasy Parlementary). Sistem Pemerintahan yang dianut pada masa konstitusi RIS bukan cabinet parlementer murni karena dalam system parlementer murni, parlemen mempunyai kedudukan yang sangat menentukan terhadap kekuasaan pemerintah. Tahun 1950 – 1959 : Landasannya adalah UUD ’50 pengganti konstitusi RIS ’49. Sistem Pemerintahan yang dianut adalah parlementer cabinet dengan demokrasi liberal yang masih bersifat semu. Ciri-ciri: • Presiden dan wakil presiden tidak dapat diganggu gugat. • Menteri bertanggung jawab atas kebijakan pemerintahan. • Presiden berhak membubarkan DPR. • Perdana Menteri diangkat oleh Presiden. Tahun 1959 – 1966 (Demokrasi Terpimpin) : Presiden mempunyai kekuasaan mutlak dan dijadikannya alat untuk melenyapkan kekuasaan-kekuasaan yang menghalanginya sehingga nasib parpol ditentukan oleh presiden (10 parpol yang diakui). Tidak ada kebebasan mengeluarkan pendapat. Tahun 1966 – 1998 : Orde baru pimpinan Soeharto lahir dengan tekad untuk melakukan koreksi terpimpin pada era orde lama. Namun lama kelamaan banyak terjadi penyimpangan-penyimpangan. Soeharto mundur pada 21 Mei ’98. Tahun 1998 – Sekarang (Reformasi) : Pelaksanaan demokrasi pancasila pada era reformasi telah banyak memberikan ruang gerak pada parpol maupun DPR untuk mengawasi pemerintah secara kritis dan dibenarkan untuk unjuk rasa. Sumber: http://khazanna032.wordpress.com/2009/05/13/sistem-pemerintahan-indonesia/


KISI-KISI  UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2011/2012


C. KISI-KISI UJIAN NASIONAL SMA/MA

  BIOLOGI SMA/MA (PROGRAM IPA)

NO
KOMPETENSI
INDIKATOR
1.
Memahami hakikat biologi sebagai
ilmu dan mendeskripsikan objek permasalahan biologi melalui metode ilmiah.
Menjelaskan objek dan permasalahan Biologi.
2.
Menjelaskan ciri-ciri makhluk hidup
dan klasifikasinya, peranan keanekaragaman hayati bagi kehidupan dan upaya pelestariannya.
Mengidentifikasi ciri-ciri organisme dari kelompok
protista/jamur.
Mengidentifikasi peran virus/Archaebacteria/
Eubacteria bagi kehidupan manusia.
Menentukan dasar pengelompokan mahluk hidup.
Menjelaskan tujuan dari upaya pelestarian
keanekaragaman hayati tertentu.
Mengidentifikasi invertebrata berdasarkan ciri-
cirinya.
Mengidentifikasi cara perkembangbiakan
invertebrata.
Mengidentifikasi ciri-ciri kelompok
hewan/tumbuhan.
3.
Menganalisis hubungan antara
komponen ekosistem, perubahan materi dan energi serta peran manusia dalam keseimbangan ekosistem.
Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem.
Menjelaskan aliran energi atau daur biogeokimia.
Menjelaskan keterkaitan antara kegiatan manusia
dengan masalah perubahan/pencemaran lingkungan .
4.
Menjelaskan struktur dan fungsi sel
serta mengaitkannya dengan struktur dan fungsi jaringan.
Menjelaskan struktur sel/komponen kimiawi sel/
proses yang terjadi pada sel.
Mengidentifikasi struktur dan fungsi organel sel
tumbuhan/hewan.
Mengidentifikasi jaringan tumbuhan/hewan sesuai
fungsinya. Perbedaan antara sel tumbhn n sel hwn
5.
Menjelaskan struktur dan fungsi
sistem organ manusia serta kelainan/penyakit yang mungkin terjadi pada organ tersebut.
Menjelaskan mekanisme gerak otot dan tulang/ sendi
pada manusia.
Menjelaskan sistem peredaran darah pada
manusia/gangguannya.
Menjelaskan sistem pencernaan makanan pada
manusia/gangguannya.
Menjelaskan sistem pernapasan pada manusia/
gangguannya.
Menjelaskan sistem ekskresi pada manusia/
gangguannya.
Menjelaskan sistem regulasi pada manusia.
Menjelaskan sistem indera pada manusia.
Menjelaskan sistem reproduksi manusia.
6.
Menjelaskan faktor-faktor yang
mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada tumbuhan melalui hasil percobaan/ pengamatan.
Menginterpretasi hasil percobaan pertumbuhan dan
perkembangan tumbuhan.
Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi
pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.


NO
KOMPETENSI
INDIKATOR
7.
Mendeskripsikan proses metabolisme
pada rantai karbohidrat dan kemosintesis.
Menjelaskan ciri-ciri/cara kerja enzim dalam proses
metabolisme tubuh.
Menjelaskan proses metabolisme karbohidrat.
Menjelaskan tahapan proses fotosintesis pada
tumbuhan.
Menjelaskan proses kemosintesis (respirasi anaerob).
8.
Memahami konsep dasar hereditas,
reproduksi sel, penerapan prinsip- prinsip hereditas dan peristiwa mutasi.
Menentukan susunan nukleotida DNA, RNA, atau
kromosom.
Menjabarkan proses sintesis protein.
Menjelaskan tahap-tahap pembelahan
mitosis/meiosis/gametogenesis.
Menginterpretasikan persilangan dengan hukum
Mendel.
Menginterpretasi persilangan pada penyimpangan
semu hukum Mendel.
Mengidentifikasi pewarisan cacat/penyakit menurun
pada manusia.
Mengidentifikasi peristiwa mutasi.
9.
Menjelaskan teori evolusi dan implikasi pada perkembangan sains.
Menjelaskan teori asal-usul kehidupan dan pembuktiannya.
Menjelaskan prinsip-prinsip penting pada mekanisme
evolusi.
10.
Menjelaskan prinsip-prinsip dan
peranan bioteknologi pada saling temas.
Menjelaskan peran bioteknologi.
Menjelaskan contoh bioteknologi konvensional/
modern.
Menjelaskan dampak bioteknologi bagi masyarakat
dan lingkungan.